Di RS Elisabeth, hanya 80 dari 200 pasien yang menggunakan hak pilihnya. Para pasien menggunakan hak pilih setelah didatangi petugas TPS 30 Gajahmungkur yang bertugas di dekat RS.
"Tapi sebagian besar tak mencontreng, karena kesulitan mengurus formulir A5," kata Humas RS Elisabeth, Probowatie Tjondronegoro di kantornya, Jl Kawi Semarang, Kamis (9/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada TPS khusus di sini," kata Humas RS Kariadi melalui telepon.
Sementara di RS Roemani sekitar 150 pasien tak menggunakan hak pilih. Tak ada TPS khusus atau petugas keliling di sekitar RS.
Selain tiga RS tersebut, di Semarang terdapat lima RS besar, yakni RSUD Ketileng, Tugurejo, Telogorejo, Panti Wilasa Citarum dan Panti Wilasa Dr Cipto. Tak hanya TPS khusus yang jadi masalah di RS, tapi juga masalah administrasi pengurusan formulir A5.
(try/djo)










































