Polri Sangkal Tak Netral, Jenderal Turun Langsung Hal Biasa

Pencemaran Nama Baik Ibas

Polri Sangkal Tak Netral, Jenderal Turun Langsung Hal Biasa

- detikNews
Kamis, 09 Apr 2009 14:59 WIB
 Polri Sangkal Tak Netral, Jenderal Turun Langsung Hal Biasa
Jakarta - Polisi menyangkal tudingan ketidaknetralan dalam pengusutan kasus pencemaran nama baik Edhie Baskoro atau Ibas. Polisi mengaku tetap profesional.

"Kalau polisi menjalankan tugas secara profesional dan proporsional. Siapa pun pelapor akan kita lakukan sama," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira saat dihubungi melalui telepon, Kamis (9/4/2009).

Polisi menjamin bila polisi akan berlaku sama terhadap siapa pun, tidak memandang seseorang anak presiden atau bukan. Dan turun langsungnya dua jenderal ke lapangan dalam pengusutan kasus ini yakni Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Hadiatmoko dan Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Bachrul Alam adalah hal lumrah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada masalah. Jenderal itu memberikan bimbingan teknis, itu biasa saja. Bareskrim memang biasa seperti ini, tidak karena ada anak presiden," jelasnya.

Dia menjelaskan, pengusutan dilakukan karena kasus ini merupakan tindak pidana pemilu. Kemudian, pihak Panwaslu setempat telah melakukan verifikasi kalau dalam kasus ini tidak ada money politics yang dilakukan Ibas.

Menurutnya, yang ada hanya rekayasa. Lalu Ibas pada 6 April melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya, setelah pada hari yang sama Panwaslu mengeluarkan keputusan tidak adanya perbuatan money politics.

(ndr/nrl)


Berita Terkait