"Sosialisi cara mencontreng kurang, jadi setiap satu jam ada 1 kali pengarahan dari pihak KPPS," ujar anggota KPPS Agus Khosim di TPS 21 Kampung Gintung, Kelurahan Cirendeu, Ciputat, Tangerang, Banten, Kamis (9/4/2009).
Selain itu, para pemilih juga masih bingung menentukan pilihan calon anggota legislatif (caleg) yang akan dicontreng. Khususnya, warga yang bukan simpatisan partai politik tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom, sedikitnya masih ada 7 warga yang belum memperoleh giliran untuk mencontreng hingga TPS ditutup. Mereka masih berdiri di antrean, meski warga lain sudah kembali ke rumah masing-masing.
Selain itu, ada satu orang warga yang baru datang pada pukul 13.00 WIB, terpaksa tidak diizinkan untuk memilih. Pihak KPPS melarang dia karena alasan waktu.
(mad/iy)











































