Puluhan warga mempertanyakan hak pilih mereka, karena tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Sekian tahun kita tinggal di sini kok tidak terdaftar? Gimana dong pak solusinya kita kan masih punya hak untuk memilih," teriak seorang warga, Yani (40) di lokasi, Kamis (9/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu gimana Pak, solusinya?" teriak warga.
Hafiz kembali menanggapi dengan dingin. Ia menegaskan, tidak ada yang bisa memilih, jika tidak tercantum dalam DPT.
"Tidak boleh juga menggunakan sisa kertas sisa suara, untuk warga yang tidak tercatat dalam DPT," jawab Hafiz.
Kericuhan akhirnya bisa dihindarkan saat Ketua KPPS setempat, Abdul Razak menenangkan warga. Razak menjanjikan, warga yang belum terdaftar saat ini, bisa mencontreng pada pemilihan presiden mendatang.
(mad/iy)











































