"Imbauan saya karena mereka diizinkan oleh MK, untuk mengumumkan saya harap mereka jangan mengulang sistem quick count pada pemilu lalu. Di mana quick count dihadirkan untuk kepentingan dan atau untuk kepentingan partai tertentu," ujar Hidayat usai menyontreng di TPS 47 Kelurahan Jatimakmur Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/4/2009).
Menurut Hidayat, pada Pemilu 2004 lalu, quick count salah satu lembaga memasukkan data dari daerah basis partai tertentu. Sehingga pada akhrinya memberi kesan yang menang adalah partai tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena sudah diberi kepercayaan oleh MK, lanjut Hidayat, maka quick count harus adil dan tidak berat sebelah terhadap partai tertentu.
"Sehingga ke depan lembaga quick count semakin terhormat keberadaannya. Terakhir, jangan sampai gara-gara quick count, pemilu di Indonesia, menjadi kisruh," pungkas Hidayat. (nik/iy)











































