Aksi diawali dari depan pintu gerbang Kampus Undip, Jl Imam Bardjo, Rabu(8/4/2009) sore. Lalu, mereka bergerak ke Bundaran Air Mancur, Jl Pahlawan, yang jaraknya sekitar 200 meter dari kampus.
Sepanjang perjalanan, beberapa aktivis dengan tubuh dicat warna putih, melakukan teatrikal. Sesampai di Bundaran Air Mancur, pengunjuk rasa membagi-bagikan selebaran kepada pengendara jalan. Puluhan polisi mengawal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa detik kemudian, polisi menyergap para aktivis. Beberapa aktivis berusaha berkelit, namun gerakan polisi lebih cepat. Para aktivis pun berhasil ditangkap dan diangkut ke Mapolres Semarang Selatan dengan menggunakan truk.
Kapolresta Semarang Selatan AKBP Nurkolis memastikan aktivis diamankan polisi berjumlah 12 orang. "Mereka tak mengantongi izin. Karena itu, kami amankan untuk dimintai keterangan," katanya.
Dijelaskan Nurkholis, semua pihak ingin pemilu sukses. Seharusnya semua pihak harus menghormati masa tenang dengan tetap menjaga ketertiban umum. Aksi para aktivis berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Hingga kini, mereka masih diperiksa di Mapolresta Semarang Selatan.
(try/anw)











































