Netralitas Polisi Dipertanyakan

Pencemaran Nama Baik Ibas

Netralitas Polisi Dipertanyakan

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 16:25 WIB
Netralitas Polisi Dipertanyakan
Jakarta - Polisi terus melakukan penyidikan terkait kasus pencemaran nama baik Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Namun korps baju coklat diminta untuk bersikap netral dan melakukan semuanya sesuai proses hukum.

"Karena kebetulan Ibas adalah caleg dari partai sebesar Demokrat dan kebetulan lagi anak presiden, tapi seharusnya Polisi tetap menjaga netralitas," kata juru bicara Koalisi Masyarakat Peduli Pemilu (KMPP) Yulianto

Hal ini disampaikan Yulianto saat konferensi yang digelar KMPP di Gedung Bawaslu, di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Yulianto, sebaiknya polisi mendahulukan penanganan kasus money politics di panwaslu, baru kemudian memproses pencemaran nama baik.

"Polisi seharusnya menunggu Panwas menangani money politics terlebih dahulu baru kemudian memproses pencemaran nama baik," imbuh Yulianto.

KMPP juga menghimbau agar Bawaslu menanggapi permasalahan ini dengan serius. Karena ini menyangkut demokrasi di dalam pelaksanaan pemilu.

"Bawaslu sebaiknya tidak main-main dan segera berkoordinasi dengan panwas Ponorogo untuk segera menangani masalah ini," pungkasnya.

(van/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads