Warga Diimbau Pilih Caleg dari Daerah Sendiri

Warga Diimbau Pilih Caleg dari Daerah Sendiri

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 16:18 WIB
Warga Diimbau Pilih Caleg dari Daerah Sendiri
Jakarta - Calon pemilih disarankan untuk memilih calon anggota legislatif (caleg) dari daerahnya sendiri. Dengan demikian lebih gampang menuntut pertanggungjawaban setelah caleg tersebut terpilih.

Pengamat politik Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik menyatakan, selain mempertimbangkan kapasitas para caleg, calon pemilih juga harus mempertimbangkan keterikatan caleg dengan daerah mereka.

Meski akan ada pengecualian pada orang-orang tertentu yang meski bukan berasal daerah tersebut namun memiliki komitmen tinggi membela masyarakat daerah tersebut, tetapi secara umum akan lebih aman bagi pemilih untuk menyeleksi caleg-caleg yang memang berasal dari daerah mereka sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lebih gampang menelusuri jejak rekamnya, dan lebih mudah menuntut pertanggungjawabannya setelah terpilih nantinya, karena caleg tersebut memiliki akar yang kuat di daerah asalnya," kata Taufan kepada wartawan di Medan, Selasa (8/4/2009).

Sementara mengenai kapasitas, kata Taufan, calon pemilih harus melihat kemampuan para caleg karena para .aleg itu bakal menjadi legislator, sesuai dengan tugasnya, kapabilitas itu menyangkut kemampuan mereka mengenai legislasi, bujeting dan pengawasan.

"Karena itu, kapabilitas dapat diukur dari kemampuan mereka memahami tata negara, perundang-undangan, aspek legal, merancang pembangunan dan anggaran. Untuk perancangan pembangunan dan anggaran, berarti caleg mesti lah faham apa masalah pembangunan di daerah yang diwakilinya, apa skala prioritas di daerah tersebut," kata Taufan.

Berkaitan dengan poin-poin terakhir inilah, kata Taufan, diperlukan pemahaman dan kedekatan caleg dengan daerah yang akan diwakilinya, kedekatan mereka kepada masyarakat setempat dalam arti dekat dengan dinamika sosial, ekonomi dan budaya masyarakat.

Dalam konteks ini, semakin logis juga bila pemilih lebih mungkin menilai caleg yang dekat dengan daerahnya karena hanya yang dekat dengan daerahnyalah yang paling mungkin dinilai, sementara yang datang dari luar atau yang jarang berada di daerah itu, meskipun putra daerah, akan sangatย  mungkin mengelabui pemilih dengan publikasi yang menyesatkan.

(rul/djo)


Berita Terkait