Ketua KPUD Riau, Syofyan Samad mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (8/04/2009) di Pekanbaru. Menurutnya, seluruh logistik Pemilu sudah tersalurkan ke masing-masing daerah. Penyaluran logistik juga sudah sampai ke daerah terpencil sekalipun.
"Menjelang hari pencoblosan ini kita belum ada menerima komplein dari sejumlah daerah soal distribusi logistik. Itu artinya semua logistik sudah terkirim dan sampai ke TPS masing-masing. Sampai ke TPS terpencilpun kita pastikan sudah sampai," terang Samad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak kemari kita pastikan logistik sudah sampai ke TPS masing-masing. Namun demikian, bagi lokasi desa yang rawan, kita sudah minta pelaksanaan di lapangan untuk menyimpan logistik di kantor desa. Ini diperlukan untuk keamanan bersama," kata Samad.
Kendati demikian pihaknya mengaku bakal ada kendala dilapangan. Misalnya saja, soal TPS yang berada di sejumlah lokasi rawan banjir. "Dengan demikian, diharapkan nantinya pelaksanaan lapangan dapat mencari lokasi baru yang aman dari lokasi banjir," kata Samad.
Sementara itu Gubernur Riau Rusli Zainal mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak suaranya. Masyarakat diharapkan tidak golput. "Kita mengharapkan besok masyarakat Riau untuk dapat dating ramai-ramai ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya. Gunakan hak suara politik sesuai dengan hati nurani masing-masing. Jangan Golput," kata Gubernur Riau kepada wartawan, usai telekonfren dengan Presiden SBY, Rabu (8/04/2009) di Mapolda Riau, Jl Sudirman, Pekanbaru.
Dia menjelaskan, sesuai dengan intruksi Mendagri, seluruh kepala daerah sejak dua hari yang lalu serta dua hari setelah Pemilu, diminta untuk berada di tempat. Begitu juga Bupati dan walikota mengintruksikan seluruh camat untuk tidak meninggalkan tugas.
(cha/djo)










































