"Pemilu susulan di NTT rawan mobilisasi massa, karena harinya berlainan," kata anggota Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo.
Hal ini disampaikan Bambang saat ditemui detikcom di Gedung Bawaslu, Jl MH
Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilu di NTT kan dilaksanakan tanggal 13, sudah berapa hari setelah pemilu
nasional, apakah tinta masih kuat menempel di jari?," tutur Bambang.
Oleh karena itu Bambang menyarankan agar warga memastikan bahwa orang yang datang mencontreng di daerahnya benar tercatat di DPT TPS tersebut.
"Ikuti proses pemilihan sampai selesai, perhatikan adanya mobilisasi massa,
pastikan tidak ada orang asing (tidak ada di DPT) ikut nyontreng," pungkas
Bambang.
(van/aan)











































