Pemilu di Papua Terancam Tidak Serempak

Distribusi Logistik Terkendala

Pemilu di Papua Terancam Tidak Serempak

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 13:16 WIB
Pemilu di Papua Terancam Tidak Serempak
Jakarta - Hingga Rabu (8/4/2009) pagi, baru 92 persen TPS di wilayah Papua yang telah menerima logistik secara lengkap. Karenanya tidak tertutup kemungkinan pelaksanaan pemungutan suara di Papua tidak bisa berlangsung serentak pada 9 April 2009.

Demikian laporan Gubernur Papua Barnabas Suebu pada Presiden SBY. Laporan tersebut dia sampaikan melalui video conference di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2009).

"Untuk TPS yang belum tersalurkan logistiknya mungkin akan kami laksanakan pada 10 dan 11 April," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan untuk TPS yang logistiknya sudah lengkap, dia pastikan proses pemungutan berlangsung serempak dengan wilayah lain di Indonesia. Demikian juga dengan penghitungan suara di setiap tingkatannya.

Operasi besar-besaran penyaluran penyaluran logistik yang dibantu oleh TNI dan Polri  berlangsung 24 jam. Hingga semalam sudah 92 persen dari 6.748 TPS yang tersebar di 341 distrik sudah menerima logistik.

"Kondisi di lapangan berat dan cuaca tidak bersahabat membuat kami bekerja keras sehingga 100 persen logistik sudah bisa tersalur," imbuh Barnabas.

Terhadap laporan penyelenggaraan pemungutan suara yang mungkin tidak serempak akibat masalah teknis, Presiden SBY meminta pemerintah daerah tidak terlalu risau. Tetapi dia mengingatkan perlunya penjelasan yang gamblang para masyarakat dan pers tentang kesulitan yang dihadapi agar tidak timbul kecurigaan yang tidak berdasar.

"Memang negara kita banyak pulau dan pedalaman perbukitan yang tidak mudah dijangkau dan cuaca yang  berubah-ubah. Kalau ada kendala teknis pandai-pandailah komunikasi dengan media untuk mengatasinya," ujar SBY.

(lh/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads