Bertepatan Upacara Agama, Pemilu di Bali Diprediksi Aman

Bertepatan Upacara Agama, Pemilu di Bali Diprediksi Aman

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 12:23 WIB
Bertepatan Upacara Agama, Pemilu di Bali Diprediksi Aman
Denpasar - Pemilu legislatif di Bali diprediksi berlangsung aman. Sebab hari H pesta demokrasi itu bertepatan dengan upacara besar, yaitu Betara Turun Kabeh di Pura Besakih serta di beberapa pura lainnya.

Keyakinan tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika kepada Presiden SBY pada acara teleconference di Mapolda Bali, Jalan WR Supartman, Denpasar, Rabu (8/4/2009).

Pemilu 9 April 2009 di Bali bertepatan dengan hari raya agama. Ada beberapa upacara besar di Pura Besakih, yaituΒ  Betara Turun Kabeh, upacara di Pura Batur, pura di Nusa Penida dan di Pulau Menjanagan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu dengan semangat dharma negara dan dharma agama pemilu di Bali akan berlangsung dengan baik, aman dan lancar," kata Pastika.

Pastika juga berharap agar masyarakat Bali tidak terjebak konflik hanya karena pilihan politik yang berbeda. "Dengan semangat menyama braya, pemilu di Bali akan demokratis," ujarnya.

Pada pencontrengan, pemerintah Provinsi Bali juga mengimbau warganya agar menggunakan pakaian adat ke TPS. Pastika menambahkan tidak ada masalah serius pada persiapan pemilu di Bali.

"Ada berapa surat suara yang basah akibat hujan turun deras tapi sudah diganti sehingga tidak ada masalah. Kondisi Bali saat ini so far so good," katanya.

Saat ini seluruh TPS berjumlah 8.166 telah diawaki 7.477 personil Polri dan 16.335 Linmas serta bantuan dari 880 personil TNI. Pada teleconference di Bali dihadiri Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Hotmangaraja Pandjaitan, Kapolda Bali Irjen Polisi Teuku Ashikin Husein, Ketua KPUD Bali Ketut Lanang Perbawa Sukawati.

(gds/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads