Aksi tersebut digelar perempatan Mapolda Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Rabu (8/4/2009). Karena tak banyak yang ikut membagikan amplop, lalulintas tetap lancar.
Amplop yang dibagikan tidak berisi uang, tapi hanya uang-uangan dari kertas. Di amplop itu, mahasiswa menyelipkan selebaran kecil bertuliskan himbauan agar masyarakat tak memilih caleg yang melakukan politik uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wah aku kira isinya duit Mas," kata seorang sopir pikap sambil tersenyum.
Aksi tersebut sempat dilarang polisi. Namun setelah bernegosiasi, polisi memberikan waktu beberapa menit kepada mahasiswa untuk melanjutkan aksi simpatiknya.
Presiden BEM KM undip Yudha Prakasa mengajak masyarakat tidak memilih caleg yang membagikan uang. "Tapi uangnya diambil saja," katanya.
Untuk meminimalisir politik uang, Undip, Panwaslu, dan Forum Rektor menerjunkan 250 mahasiswa ke TPS-TPS. Mereka juga memantau kecurangan-kecurangan yang mungkin terjadi.
(try/djo)











































