SBY: Bagaimana Pemerintah Curang?

SBY: Bagaimana Pemerintah Curang?

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 11:15 WIB
SBY: Bagaimana Pemerintah Curang?
Jakarta - Meski sejauh ini kondisi politik keamanan nasional tergolong cukup tenang,
hendaknya jajaran pemerintah daerah tidak lengah. Terlebih masih yang mencurigai adanya tindak kecurangan secara sitematis yang dilakukan oleh aparat.

Demikian wanti Presiden SBY saat berdialog dengan para gubernur se-Indonesia.
Dialog berlangsung melalui video conference di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2009).

"Mari cegah bersama jangan sampai betul-betul ada penyimpangan atau kecurangan dalam pemilu. Jangan mau provinsi mana pun dianggap curang. Akan robek harga diri dan kehormatan bila kita dianggap curang!" tegas SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan kewaspadaan dan pewaspadaan bukan untuk untuk membuat seram suara
pemilu. Melainkan upaya antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi situasi terburuk dalam tahapan Pemilu 2009.

Lebih lanjut Presiden menekankan isu dan kecurigaan terjadinya kecurangan pemilu oleh aparat pemerintah tidak bisa disikapi secara emosional. Faktanya saat ini jajaran pemerintah berasal dari parpol yang berbeda-beda dan semuanya bekerja keras untuk menyukseskan pemilu.

Tidak semua gubernur yang berpartispasi dalam video conference ini. Beberapa
yang terlibat antara lain dari NTT, Sumsel, Sumut, NAD, Sulsel, Sulbar, DKI
Jakarta dan Bali.

"Bagaimana curang? Saya dan Pak JK dari parpol berbeda. Para menteri, gubernur dan bupati/walikota dari juga dari parpol yang berbeda-beda. Itu sendiri merupakan bagian dari check and balance," tandas SBY.

Video conference berlangsung mulai pukul 09.00 WIB. Presiden SBYΒ  didampingi
oleh Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Menko Polhukam Widodo AS,
Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Menkum HAM Andi Mattalatta.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads