LPI: Sistem Amburadul, Pemilu Bakal Tak Lancar

LPI: Sistem Amburadul, Pemilu Bakal Tak Lancar

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2009 01:33 WIB
Jakarta - Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) memprediksikan pelaksanaan Pemilu 2009 yang tinggal beberapa hari lagi kemungkinan tidak akan berjalan lancar. Penyebabnya adalah begitu banyak persoalan dan sistem yang amburadul ditangani Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Pesta demokrasi tanggal 9 April 2009 akan menghasilkan kekacauan atau konflik pasca pemilu. Salah satu penyebabnya adalah amburadulnya DPT," kata Direktur Eksekutif LPI Boni Hargens kepada wartawan di Restora Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2009).

Menurut Boni, pihaknya telah menemukan sejumlah nama penduduk yang tercatat dua kali, pemilih yang di bawah umur seperti anak-anak dan sejumlah prajurit TNI dan Polri yang juga masuk DPT. Dia juga mempertanyakan sikap pemerintah yang dinilainya terkesan lepas tangan dan tidak bertanggung jawab dengan apa yang dialami oleh KPU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal, lanjut Bonie, di dalam UU No 22/2007 tentang Penyelengaraan Pemilu disebutkan bahwa meski otoritas teknis dibebankan kepada KPU, KPUD, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), namun sukses tidaknya pemilu adalah tanggung jawab pemerintah.

"Pemerintah harus bertanggung jawab atas kekacauan DPT menjelang Pemilu. Pemerintah tidak boleh lepas tangan dan mendesak KPU tidak tunduk incumbent," tegasnya.

Boni mensinyalir kekacauan DPT sangat dimungkinkan dilakukan penguasa. "Apa yang terjadi adalah by design. Siapa yang bisa melakukan itu? Ya, incumbent dalam hal ini," tudingnya lagi.

Ditambahkan Boni, bisa saja KPU dipidanakan bila gagal dalam menjalankan tugasnya dan banyaknya aturan yang justru menyebabkan kekacauan ini.

(zal/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads