Caleg Gerindra Masih Diperiksa Intensif

Pencemaran Nama Baik Ibas

Caleg Gerindra Masih Diperiksa Intensif

- detikNews
Selasa, 07 Apr 2009 23:55 WIB
Caleg Gerindra Masih Diperiksa Intensif
Jakarta - Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif atas caleg Gerindra Nazirin dan pengacara Bambang Tris. Keduanya telah ditetapkan menjadi tersangka atas kasus pencemaran nama baik putra Presiden SBY, Edhie Baskoro atau Ibas.

"Sekarang Pak Bambang dan Pak Nazirin sekarang berada di lantai 2. Tempat dirilis," kata Ketua DPD Gerindra Jatim Rindoko Dahono Wingit, di Mapolda Jatim, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (7/4/2009).

Mereka diperiksa dan didampingi 15 pengacara yang tergabung dalam tim pembela Indonesia Raya. Di antaranya TPM, LBH PDIP Surabaya, KAI Pusat, dan IPHI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nazirin, tampak memakai kemeja putih dan hanya tersenyum saja saat ditanya soal pemeriksaan. Sedang Bambang Tris, yang juga advokat dari KAI Ponorogo, juga demikian.

Keduanya akan diperiksa tim penyidk gabungan dari Polda Jatim, Polda Metro Jaya, dan Bareskrim Mabes Polri

Sedang pihak Harian Bangsa yang berkantor di Graha Pena, Surabaya dan ditetapkan menjadi tersangka mengaku masih menunggu perkembangan. Mereka belum menerima surat panggilan.

"Kita wait and see. Kita belum dapat pemberitahuan dari Polda," kata Wapimred Abdurahman saat dihubungi melalui telepon.

Dia mengakui medianya memang pernah menulis temuan itu yang dilaporkan reporternya di Ponorogo. "Tetapi detailnya kita cari-cari dulu, kayaknya kita pernah memuat temuan reporter kita yang di Ponorogo. Kita akan ikuti prosedur yang ada," jelasnya.

Sementara pihak polisi beralasan, tidak digunakan UU Pers terkait sejumlah adanya media yang jadi tersangka karena adanya figur kepala negara. Dan walaupun media yang bersangkutan sudah meminta maaf.

"Tapi hutang mesti dibayar rek. Kita tetap proses hukum, agar pada waktu yang akan datang tidak terulang lagi," jelas Wakabareskrim Irjen Pol Hadiatmoko di Mapolda Jatim. (ndr/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads