"Kalau penguasa mau pakai aparat yang bijak seharusnya," ujar Prabowo usai menerima Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali di kantor Gerindra, Jl Brawijaya IX/1, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2009).
Prabowo menyayangkan calegnya yang sudah dijadikan tersangka di Polda Jatim itu. Apalagi, caleg tersebut, Naziri, hanya melapor ke Panwaslu setempat.
"Saya kira dia hanya melapor. Saya harapkan aparat bisa bijak. Ya kita kembalikan pada demokrasi saja," imbuh eks Danjen Kopassus ini.
Dia menambahkan, Gerindra sudah mengirimkan tim hukumnya mendampingi caleg yang dijadikan tersangka itu.
"Ada bantuan hukum, sudah ada di sana," tegas dia. (nwk/nrl)











































