Demikian analisa Ramadhan Pohan, caleg Partai Demokrat (PD) menanggapi tudingan money politics yang dilontarkan oleh caleg Partai Gerindra, Naziri. Pohan dan Ibas sama-sama berada di Dapil VII Jatim dengan nomor urut masing-masing 1 dan 3.
"Dulu kan isu DPT arahnya juga ke Ibas, nanti saat hari-H pasti ada lagi. Saat penghitungan suara ada lagi. Ini sebenarnya untuk mendiskreditkan Pak SBY, hanya melalui Ibas," ujar dia pada detikcom, Selasa (7/4/2009).
Maka dari itu para kader PD di Jawa Timur tidak perlu emosional menanggapi tudingan money politics yang dilontarkan oleh Naziri. Lebih baik pada masa tenang seluruh kader dan caleg menjaga suasana kondusif demi suksesnya Pemilu 2009.
"Lebih baik kita fokus pada pemilu, nggak usah menanggapi serangan-serangan yang tidak masuk akal," imbuh dia.
Caleg Gerindra, Naziri, saat ini diperiksa polisi atas dugaan melakukan pencemaran nama baik terhadap Ibas. Pohan berpendapat proses hukum tersebut merupakan sesuatu yang wajar, karena memang Naziri tidak bisa membuktikan tudingan money politics yang dilontarkannya.
"Wajar saja diperiksa, wong dia koar-koar kiri kanan nggak ada bukti," ujarnya. (nrl/iy)











































