"Wartawan mau pilih yang mana," ujar SBY sebelum jumpa pers tentang kesiapan pemerintah membantu pelaksanaan pemilu di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2009).
SBY meminta agar wartawan tidak menyia-nyiakan hal pilihnya. "Pastikan TPSnya di mana, supaya hak pilihnya tidak hilang," imbuh SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY bercerita, pada Pemilu 2004 lalu, di TPS Cikeas tempat dia memilih, disediakan sekitar 200-an surat suara cadangan. Namun pada saat itu banyak tudingan penggelembungan. Padahal tujuannya untuk jaga-jaga siapa tahu ada wartawan yang memilih di kediaman SBY.
"Dulu pernah disiapkan 200. Tapi itu disiapkan untuk wartawan, tapi disangka penggelembungan," jelas SBY.
(anw/nik)











































