"Kalau pada Pemilu 1999 yang menang PDIP dan selanjutnya (2004) Golkar, saya tidak tahu apakah PD akan menang kemudian (2009)," ujar Presiden SBY menjawab pertanyaan wartawan tentang hasil survei di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/4/2009).
SBY cenderung tidak mau memberikan komentar tentang hasil-hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh berbagai lembaga tersebut. Dia lebih memilih menunggu hasil resmi Pemilu 2009 yang kelak akan diumumkan oleh KPU.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sela pengumuman hasil-hasil survei tersebut, terselip tudingan bahwa SBY 'membayar' lembaga survei. Saat dikonfirmasi SBY menilai tudingan itu menyakitkan.
"Survei dilakukan banyak lembaga, saya tidak akan menanggapi. Biarkan masyarkat yang menilai. Menyakitkan kalau saya dituduh begitu. Biarkan proses mengalir apa adanya," tandas SBY.
(lh/iy)











































