"Apa yang dilakukannya dianggap pencemaran nama baik, dia diperiksa di polda," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat dihubungi melalui telepon, Selasa (7/4/2009).
Muzani menuturkan, memang, Naziri selama ini sering mempersoalkan dugaan tim sukses Ibas membagikan uang ke masyarakat sebesar Rp 100 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naziri adalah caleg Dapil V No 1 dari Ponorogo, dia juga wakil ketua DPC Gerindra. "Semestinya ada pembuktian dulu dari Panwas, lalu kalau tidak terbukti baru polisi bertindak," jelasnya.
Untuk itu, Gerindra akan melakukan advokasi kepada kadernya. "Jangan mentang-mentang Naziri orang kecil lalu main periksa saja. Kita akan kirim tim pengacara," tutupnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi melalui telepon tidak menjawab. Demikian pula saat dikirimi pesan singkat. (ndr/iy)











































