Keputusan PKS Jatim ini merupakan hasil penjaringan yang dilakukan diseluruh jajaran struktur DPD PKS Se Jatim.
"Koalisi antara SBY dan PKS berlangsung lima tahun yang lalu dan cukup baik. Kita harus mengakui bahwa figur SBY dengan elektabilitas tinggi itu adalah orang yang baik dan prestasi yang baik jadi tidak ada alasan untuk tidak berkoalisi kembali," kata Ketua DPW PKS Jatim Ja'far Tri Kuswahyono kepada wartawan di Kantor DPW PKS Jatim, Jalan Kartini 50, Surabaya, Selasa (7/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua, 11 dapil yang ada sepakat untuk mengusung dua nama tersebut," ungkapnya.
Dia mengungkapkan kalau pengusungan nama SBY dan HNW sebagai capres dan cawapres bukan untuk mengalihkan suara pendukung SBY yang ada di Partai Demokrat.
"Tidak ada. Kami sangat yakin bahwa kami bisa meraih 12,1 persen dan mudah-mudahan disisa waktu ini menembus 15 persen," ungkapnya.
Beberapa daerah lain seperti Jawa Tengah dan DKI Jakarta mengusulkan sama dengan PKS Jatim. Kalaupun di Sumatera mengusung Tifatul Sembiring dan Anis Matta di Sulawesi Selatan menurutnya itu wajar.
"Indonesia kan tidak hanya Sumatera dan Sulawesi, kan masih ada Kalimantan. Saya optimis usulan kita diterima," pungkasnya.
(bdh/ndr)











































