"Kami mendesak KPU agar lembaga survei yang ingin melakukan quick count pada
tanggal 9 malam April agar menyebutkan sponsornya partai apa. Agar jelas dan mudah diidentifikasi," kata Pramono usai penandatanganan kesepakatan oleh 13 parpol dan blok perubahan untuk pemilu jurdil, luber dan bermartabat, di Rumah Makan Ayam Goreng Suharti, Jl Kapten P. Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2009).
Menurut Pramono identitas lembaga survei perlu diketahui untuk memastikan bahwa lembaga survey tersebut independen. "Supaya rakyat tahu kepentingan lembaga survei itu untuk apa," tutur Pramono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilu kita harus jujur, bukan berarti kita takut kalah, tapi kita ingin kalau menang tidak karena curang. Kalau sampai lembaga survei dipesan, demokrasi kita bisa hancur," pungkasnya.
(van/yid)











































