"Fitnah-fitnah kaum feminis itu hanya ujian saja," kata Anaway dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (3/4/2009).
Caleg PKS untuk dapil Kendari ini mengaku tidak akan terpengaruh atas seruan boikot SPI tersebut. Ia pun menolak memberi komentar tentang pernyataan LSM tersebut. Anaway lebih memilih bercerita tentang kegiatan kampanyenya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SPI, Jumat (3/4/2009) lalu melansir 21 nama caleg pelaku dan pendukung poligami. Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut merupakan hasil pengamatan SPI selama Maret 2009. Untuk caleg pelaku poligami tidak disertai data lengkap seperti nama istri, berapa jumlah istri dan kapan menikahnya.
Demikian pula alasan memasukkan nama caleg dalam pendukung poligami pun hanya didasarkan pernyataan sang caleg dan sikapnya menjadi pembicara Poligami Award.
(iy/nrl)










































