Hasto: Laptop Berisi Data DPT Disita, Diganti Rp 7 Juta

Polisi Dituding Intimidasi

Hasto: Laptop Berisi Data DPT Disita, Diganti Rp 7 Juta

- detikNews
Senin, 06 Apr 2009 07:21 WIB
 Hasto: Laptop Berisi Data DPT Disita, Diganti Rp 7 Juta
Jakarta - PDIP menuding Polda Jatim telah melakukan intimidasi terhadap pihaknya terkait usaha pengungkapan rekayasa Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menurut Politisi PDIP Hasto Kristiyanto, polisi juga menyita sebuah laptop milik pihaknya yang berisi data-data rekayasa DPT.

"Laptop kami disita, dan diganti dengan uang Rp 7 juta. Dari mana uang itu? Saya menduga ini ada yang membiayai," kata Hasto kepada detikcom, Senin (6/4/2009).

Hasto meyakini ada oknum yang berperan di balik intimidasi kepolisian ini. "Ini sangat sistemik, untuk melakukan kejahatan pemilu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto menceritakan, 4 orang anggota tim PDIP dipanggil satu persatu oleh Bareskrim Polda Jatim berdasar nomor laporan LP/176/III/2009/SIAGA III dari tanggal 1 sampai 4 April 2009. Keempat orang tersebut dilaporkan telah menyebarkan fitnah dan pemberitaan bohong. Namun, menurut Hasto, polisi enggan memberitahu siapa yang melaporkan hal tersebut.

Awalnya, kata Hasto, pihak penyidik hanya berbincang-bincang santai dengan keempat orang anggota tim yang dipanggil. Namun, lama-lama pihak kepolisian mulai mengintimidasi mereka. Pemeriksaan rata-rata dilakukan dari pukul 15.00 sampai 01.00 WIB.

Menurut Hasto, keempat anggota timnya tersebut diancam akan dikenakan pasal 36 ayat 5 huruf a jo pasal 57 huruf d UU no 1 tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana atau pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.

"Mereka diancam akan dijadikan tersangka," pungkasnya.

(lrn/nov)


Berita Terkait