"Masyarakat kita memang sangat cair dalam berpolitik, karena selama ini Golkar selalu unggul, tapi kali ini dari hasil survei kita Partai Demokrat juga diprediksikan akan unggul," kata Direktur Eksekutif LRI Johan O Silalahi dalam siaran pers hasil survei nasional bertajuk 'Detik-detik Menjelang Pemilu 9 April 2009' di Gedung Menara Kuningan, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4/2009).
Dari hasil survei yang dilakukan dengan menggunakan sistem berbasis SMS Gateway kepada 2.066 responden di 33 Provinsi mulai 27 Maret-1 April lalu, menurut Johan, PD lebih unggul dengan dukungan 20,86 persen responden. Diperingkat dua, Partai Golkar mendapat dukungan 18,06 persen, dan seterusnya PDIP didukung 16,31 persen, PKS didukung 9,54 persen, Partai Gerindra didukung 5,79 persen, PAN didukung 3,15 persen, PPP didukung 2,18 persen, PKB didukung 1,36 persen, Partai Hanura 1,02 persen dan PDS 0,87 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kondisi seperti ini, lanjut Johan, Partai Demokrat dan Partai Golkar akan berebut siapa yang bakal menang adan unggul di Pemilu nanti tergantung gerakan masing-masing yang lebih masiv lagi. "Bila parpol mendapatkan 17 persen parliamentary threshold, tentunya hanya ada tiga parpol yang memiliki tiket yang sah atau resmi bisa mengusung capres," ungkapnya. (zal/djo)











































