Pencabutan atribut kampanye JK oleh Paspampres itu diungkapkan Press Officer JK Muchlis Hasyim.
"Wadan (wakil komandan) Paspampres Kol Amarullah meminta kepada Ketua Sekretariat DPP Golkar Pak Bambang Irawan untuk mencabut spanduk itu. Karena katanya kendaraan iring-iringan tidak boleh ada atribut partai. Lalu setelah itu spanduknya diambil oleh Paspampres," jelas Muchlis ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (3/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atribut kampanye JK di Palu, Sulawesi Tengah, dicopoti aparat. Atribut itu menempel di bus iring-iringan rombongan JK,Β Kamis 2 April 2009 kemarin. Selain atribut di badan bus, spanduk ucapan selamat datang juga dicopot aparat setempat. Namun, perlakuan berbeda diterima spanduk selamat datang untuk Akbar Tandjung.
(nwk/iy)











































