Afnan ngamen dengan ditemani beberapa orang di Bundaran Air Mancur Semarang, Jl Pahlawan, Kamis (2/4/2009).
Selain itu, dia juga membentangkan spanduk putih untuk meampung aspirasi masyarakat. Setelah ditunggu beberapa saat, seorang penjual es menuliskan aspirasinya. Gerobak esnya juga ditempeli stiker bergambar Afnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sudah kampanye di beberapa lokasi. Bentuknya hampir sama, door to door, kadang ngamen," katanya.
Setelah membaca puisi, ia didatangi polisi. Polisi meminta mereka bubar, karena seharusnya kampanye PDIP dipusatnya di Stadion Tri Lomba Juang.
Tanpa negosiasi panjang lebar, Afnan dan rombongan mengalah. Mereka mengakhiri aksinya.
Afnan adalah mantan wartawan. Dia tercatat sebagai Ketua Litbang PP Baitul Muslimin, Pendiri LBH Pers Jakarta, Presidium AJI, Konsorsium Reformasi Hukum Nasional.
(try/djo)











































