Pernyataan ini disampaikan sekitar 50-an mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Medan Bersatu (GMMB), saat menggelar aksi unjuk rasa menolak Pemilu di kawasan Bundaran Jl. Gatot Subroto Medan, Kamis (2/4/2009).
Β
Selain membentang poster dan spanduk, dalam aksinya mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal yang bercerita tentang penindasan elit politik terhadap rakyat kecil.Β Salah seorang pendemo Gosmen mengatakan, dalam berebut kekuasaan, elit politik dan para caleg kerap menyuguhkan janji-janji manis dalam kampanyenya.Β
"Setelah duduk di bangku empuk legislatif, apakah mereka ingat dengan kesusahan rakyat? Mereka hanya akan berpikir bagaimana caranya mengembalikan uang yang telah dihamburkan dalam kampanye," kata Gosmen.Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, GMMB juga mengecam elit politik dan para caleg yang melakukan kampanye di lingkungan kampus, termasuk caleg yang dengan sengaja menempelkan poster dan spanduk di lingkungan kampus.
(rul/djo)











































