Perintah yang ditujukan pada Ketua Umum PD Hadi Utomo itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Demokrat Bidang SDM Andi Mallarangeng. Keterangan disampaikannya pada wartawan di kantor Bravo Media Center (BMC), Jl Teuku Umar, Jakarta, Selasa (31/3/2009).
"Tentu saja partai punya caranya sendiri agar intruksinya dipatuhi dan diikuti kadernya," jawab dia tentang antisipasi bila Jhonny Allen kembali mangkir.
Nama Jhonny Allen dimunculkan oleh mantan anggota DPR Abdul Hadi Djamal dalam pemeriksaannya oleh KPK selaku tersangka kasus dugaan korupsi proyek pelabuhan dan dermaga di Indonesia Timur. Abdul Hadi, politisi dari PAN, kepada KPK menyatakan sejawatnya dari PD yang dalam Pemilu 2004 terpilih sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Papua itu disebutnya menerima uang suap senilai Rp 1 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyidik KPK memenuhi permintaan itu dan menjadwalkan memeriksa Jhonny Allen dalam kapasitas sebagai saksi pada 13 April 2009. Hingga tibanya hari pemeriksaan tersebut, SBY memerintahkan Jhonny Allen berhenti berkampanye dan mengutamakan panggilan dari KPK.
"Tidak ada alasan kampanye. Hentikan agenda kampanye! Penuhi segera panggilan KPK pada kesempatan pertama. Kalau besok dipanggil, segera penuhi!" tegas Mallarangeng mengutip perintah SBY untuk Jhonny Allen.
(lh/iy)











































