"Saya minta KPK dan PPATK untuk menyelidiki, mereka (capres) dalam mendapatkan uang dan dari mana uang untuk beriklan," kata Rizal dalam pengumuman hasil konvensi capres DIB di Gedung Juang 1945, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2009).
Salah satu kandidat capres yang diusung Dewan Integritas Bangsa (DIB), ini juga menyatakan DIB tidak gentar menghadapi capres yang memiliki dana besar.
Memang, menurut Rizal, saat ini banyak capres yang memiliki kekuatan uang dalam berkampanye dan beriklan. "Dari mana uang mereka? Mereka beriklan sampai ratusan miliar, dari mana uang mereka?" tegasnya lagi.
Dia pun menyatakan diri tidak akan takut untuk berkompetisi dengan capres yang memiliki kekuatan dana tersebut. "Karena mereka (DIB) sudah punya jejaring yang bagus," jelasnya.
Rizal juga menyatakan, apa yang dilakukan DIB merupakan sesuatu yang mulia dengan bermodal semangat untuk melakukan perubahan bangsa tanpa meminta honorarium atau bayaran. Dalam kesempatan itu, mantan Menko Perekonomian ini yakin atas pencalonannya yang telah didukung 15 partai politik.
"Saya yakin dukungan itu, walau parpol-parpol yang mendukung itu parpol menengah dan kecil," pungkasnya.
(zal/ndr)











































