Wakil Sekjen DPP PAN Nasril Bahar menyatakan, pihaknya meminta agar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pematang Siantar untuk melakukan validasi DPT tersebut. Karena banyak data bermasalah dalam DPT tersebut, jika tidak dibenahi bisa menjadi cacat.
"Laporan dari tim maupun kader di lapangan, banyak data yang ganda, serta nama-nama yang masih masuk dalam DPT padahal sudah meninggal dunia. Lagi pula, pertambahan itu tidak masuk akal, hampir 30 persen dalam kurun enam bulan," ujar Nasril Bahar di Pematangsiantar, Selasa (31/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertambahan pemilih pemula paling hanya sekitar dua persen, ditambah dengan antusias warga ikut pemilu karena berbagai pertimbangan, misalnya tidak ikut pilgub karena tidak ada kepentingan, namun ikut Pemilu karena kerabatnya jadi caleg. Kendatipun begitu, tidak mungkin kenaikan hingga 30 persen lebih," ujar Nasril yang juga anggota DPR RI.
Masalah data yang tidak valid ini, kata Nasril, masalah yang terus berulang. Dalam kaitan ini, kata Nasril, pihaknya akan mengerahkan seluruh kader untuk memantau seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mengawasi kotak-kotak suara untuk menghindari terjadinya manipulasi maupun kecurangan.
(rul/djo)











































