PDIP Setuju Pemilu di NTT Diundur

PDIP Setuju Pemilu di NTT Diundur

- detikNews
Senin, 30 Mar 2009 16:15 WIB
Jakarta - Usulan agar pemilu di dua kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena bertepatan dengan Kamis Putih diundur disambut baik oleh PDIP. PDIP menilai sudah seharusnya pemilih mengutamakan beribadah daripada pemilu.

"Memang ada permintaan Pemda dan masyarakat bahwa memang pada tanggal 9 April ada acara keagamaan yang diikuti oleh mayoritas penduduk NTT," kata Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Senin (30/3/2009).

Menurut Tjahjo, penundaan pemilu seharusnya tidak hanya dilakukan di NTT. Karena di tempat lain masih banyak penduduk Indonesia yang merayakan hari besar keagamaan pada hari pelaksanaan pemilu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya di Bali tanggal 9 juga ada upacara keagamaan yang wajib diikuti umat mayoritas. Tentu saja di Indonesia banyak umat Hindu," ujarnya.

Namun demikian, Tjahjo menyerahkan keputusan itu kepada KPU. KPU lebih berhak menentukan kebijakan pelaksanaan pemilu dan dengan pertimbangan yang matang.

"Ini kan aspirasi daerah tertentu. Yang tentunya dapat jadi pertimbangan agar masyarakat pemilih di satu sisi tidak terganggu hak politiknya dan hak beragamanya. KPU lebih tahu soal itu," imbuhnya.

(gus/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads