"Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Tangerang untuk mengatur TPS sedemikian rupa, sehingga seluruh pengungsi bisa menggunakan hak suaranya," ujar anggota KPU I Gusti Putu Artha di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (30/3/2009).
Menurut Putu, di lokasi bencana Situ Gintung direncanakan terdapat 3 TPS yang masuk ke dalam, Kelurahan Cireundeu Kecamatan Ciputat Timur, yakni TPS 21 dengan 491 pemilih, TPS 22 dengan 380 pemilih dan TPS 23 dengan 378 pemilih. Total pemilih 1.249 orang.
Berdasarkan data hasil penyisiran, lanjut Putu, korban meninggal terdapat di TPS 23 yang berjumlah 7 orang. "Hanya di TPS 23 yang agak rawan karena letaknya paling bawah, karena sudah dievakuasi lebih awal jadi tidak menjadi persoalan seluruh KPPS-nya selamat," jelasnya.
Secara keseluruhan, mayoritas korban tewas dan hilang bukanlah pemilih yang terdaftar di TPS setempat, kebanyakan merupakan pendatang yang KTP-nya tidak berasal dari daerah itu.
Selain menyiapkan TPS di pengungsian, KPU juga menginstruksikan kepada PPK setempat agar menggelar sosialisasi pemilu pasca banjir, karena KPU tidak ingin musibah mempengaruhi semangat para warga.
"Kami turut berduka cita, tapi jangan sampai ini mempengaruhi semangat warga untuk mengikuti pemilih," tutupnya.
(ndr/nrl)











































