"Uang BLT Rp 19 triliun itu nggak seberapa dibandingkan dengan kekayaan negara yang dicolong," kata Prabowo saat berorasi dalam kampanye Gerindra di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/3/2009).
Menurutnya, BLT bukan solusi dalam mengentaskan keterpurukan rakyat kecil. Lebih baik pemerintah berusaha menyelamatkan aset dan kekayaan milik Indonesia dan menbantu ekonomi kerakyatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah nggak waktunya, sudah nggak zamannya berkata yang manis-manis, sekarang waktunya bicara apa adanya," kata Prabowo.
Dalam realese yang diterima detikbandung, Gerindra janjikan 8 program kemakmuran rakyat, salah satunya adalah menjadwalkan kembali pembayaran utang luar negeri guna mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal penyertaan untuk membiayai program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah serta ramah lingkungan.
(ern/djo)










































