"Kita sudah terima laporannya kemarin. Untuk sementara, laporan DPT ganda yang sudah kita terima, baru berasal dari Kota Mataram. Jumlahnya ada 1.500. KPU kabupaten/kota lain belum melaporkan adanya temuan," terang Ketua KPU NTB, Fauzan Khalid, di Mataram Minggu (29/3/2009).
Pemilih ganda ini kata Fauzan tersebar di enam kecamatan di Kota Mataram. Di ibu kota provinsi NTB ini, tercatat jumlah pemilih mencapai 271.856 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persoalan munculnya DPT ganda ini, kata dia, disebabkan karena petugas pemutakhiran data pemilih di tiap kecamatan, tidak memasukkan entry data berdasarkan jumlah penduduk di tingkat kelurahan. Akibatnya, ada pemilih ganda dalam DPT.
Sebulan lalu, KPU Lombok Timur juga melaporkan temuan adanya 1.700 pemilih anak-anak yang sudah masuk dalam DPT. KPU juga telah memerintahkan agar pemilih ini ditandai, sehingga memudahkan untuk tidak diberikan hak pilih pada saat pemungutan suara, 9 April mendatang.
(iy/iy)











































