Prabowo Kritik Penghapusan Kampanye Terbuka Capres

Prabowo Kritik Penghapusan Kampanye Terbuka Capres

- detikNews
Minggu, 29 Mar 2009 13:26 WIB
Prabowo Kritik Penghapusan Kampanye Terbuka Capres
Semarang - Capres Gerindra Prabowo Subianto mengkritik KPU soal aturan Pemilu Presiden (Pilpres). Menurut dia, aneh kalau dalam Pilpres, capres dilarang menggelar rapat umum.

"Saya baca di media, KPU menyatakan rapat umum tidak diizinkan dalam pilpres. Ada apa ini?" katanya dalam jumpa pers di Hotel Ciputra Semarang, Kawasan Simpang Lima, Minggu (29/3/2009).

Prabowo menjelaskan, jika aturan KPU itu benar-benar diterapkan, maka Indonesia adalah satu-satunya negara yang tidak mengizinkan rapat umum dalam pemilihan presidennya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Danjen Kopassus ini menambahkan, hak berkumpul diatur dalam UUD, sehingga seharusnya semua warga negara bebas menggelar pertemuan terbuka.

"Wajar kalau pemilih ingin tahu calon pemimpinnya. Kalau tidak, mereka malah seperti memilih kucing dalam karung," kata Prabowo yang mengenakan kemeja putih dan celana warna krem ini.

Kekhawatiran KPU akan adanya konflik jika rapat umum diizinkan saat pilpres, menurut Prabowo, terlalu berlebihan. Sejauh ini, kampanye Pemilu Legislatif (Pileg) aman dan berlangsung tertib.

"Kampanye di satu daerah dengan tiga parpol, tidak ada masalah. Aman. Karena rakyat sudah cerdas," pungkas mantan Pangkostrad ini.

(try/iy)


Berita Terkait