Reposisi PDIP Terhadap Program BLT?

Iklan PDIP edisi BLT

Reposisi PDIP Terhadap Program BLT?

- detikNews
Minggu, 29 Mar 2009 05:16 WIB
 Reposisi PDIP Terhadap Program BLT?
Jakarta - Pemikiran jajaran PDIP tentang program realisasi BLT nampaknya telah berbalik 180 derajat. Sebelumnya mereka mengecam, kini PDIP ikut melakukan klaim atas keberhasilan program yang sangat populer di kalangan masyarakat miskin dan hampir miskin itu.

Ini tercermin dalam iklan kampanye terbaru mereka untuk Pemilu 2009. Pesan tersirat iklan tersebut adalah pernyataan bahwa PDIP sebenarnya punya andil besar dalam penyaluran dana BLT ke masyarakat miskin.

Ada dua versi iklan PDIP edisi BLT yang mulai muncul di sejumlah televisi swasta pada sepanjang hari ini. Salah satunya 'dibintangi' sepasang suami istri yang digambarkan sebagai rakyat miskin menjadi endorser iklan yang didominasi warna merah khas PDIP itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bagian pembuka pasangan suami istri itu muncul dengan ekspresi muka yang nampak lelah menanggung beban hidup. Tetapi mulut mereka menyunging senyum dan mata berbinar penuh harap seiring dengan bantuan yang mendadak hinggap di tangannya.

"Alhamdulillah BLT sudah kami terima. PDIP memang partainya wong cilik," ujar keduanya serempak. Kibaran umbul-umbul warna merah bergambar logo PDIP berkibar di belakang mereka.

Materi iklan ini seolah menegaskan reposisi PDIP terhadap program BLT. Setidaknya sampai akhir pekan kemarin Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam orasi kampanye di berbagai daerah masih menyatakan tidak setuju atas program BLT dan menudingnya sebagai penghinaan pamerintahan SBY-JK terhadap rakyat miskin.

Sejak sepekan menjelang kampanye terbuka Pemilu 2009, beberapa caleg dan elit PDIP sengit menuding penyaluran BLT sebagai kampanye terselubung Partai Demokrat (PD). Sebelum itu Fraksi PDIP di DPR-RI dalam rapat penyusunan UU APBN 2009 juga hanya meloloskan penyaluran dana BLT untuk 2 bulan dari 12 bulan yang diusulkan pemerintah.

Sebenarnya reposisi PDIP terhadap program BLT sudah dimulai awal pekan ini. Megawati dalam keterangan pers yang digelar khusus menyatakan PDIP akan ikut mengawasi penyaluran dana BLT pada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab PDIP karena ikut menyetujui penyaluran BLT untuk tahun anggaran 2009.

Demi menegaskan komitmen tersebut, Mega menitahkan putri sulungnya untuk terjun langsung mengawasi penyaluran BLT di beberapa titik di Jakarta. Maka pada sepanjang Rabu (25/3) pagi Puan Maharani melaksanakan tugas tersebut.

Ini reposisi habis-habisan PDIP ataukah Megawati menjilat ludah sendiri?

(lh/rdf)


Berita Terkait