Surabaya - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak menutup kemungkinan berkoalisi dengan partai apapun, termasuk Partai Demokrat (PD). Namun ia baru akan melakukan kalkulasi politik untuk berkoalisi dengan PD jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mau meninggalkan sistem ekonomi neoliberal yang dijalankannya selama memerintah.
"Kalau ia ingin meninggalkan sistem ekonomi neoliberal yang gagal, kita akan berhitung," kata Prabowo di Bandara Juanda, Sidoarjo, Jatim, Jumat (28/3/2009) malam.
Meski demikian, mantan Pangkostrad ini mengaku belum melakukan komunikasi dengan kubu SBY. "Kami belum ada kontak," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Prabowo, sistem ekonomi yang dijalankan oleh SBY selama ini tidak membawa kemakmuran bagi rakyat. Kemakmuran hanya dinikmati oleh segelintir elit di negara yang sebenarnya sangat kaya akan sumber daya alam ini.
"Kita harus berani mengatakan yang benar, meskipun itu pahit," tegasnya.
(lrn/sho)