"Tapi kalau sampai ada pemilu putaran kedua akan kami lakukan. Tapi kita berdoa satu putaran saja deh," kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Depkeu, Jl Wahidin, Jakarta, Jumat (27/3/2009).
Menurut dia, dari anggaran Rp 13,5 triliun, KPU pusat hanya memakai dana seperempatnya atau Rp 3 triliun, dan sisanya disebar ke KPU di daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang diharapkan bila anggaran untuk putaran kedua bisa tercover dari dana Rp 13,5 triliun, sehingga tidak perlu mengajukan penambahan anggaran.
Sedang terkait surat suara, hingga kini kekurangan 5,7 juta surat suara sudah dipenuhi.
"Terdiri dari surat suara yang rusak dan harus diganti, yang kedua tambahan dari DPT yang baru, tapi itu sudah selesai didistribusikan dan itu mungkin sampai ke kabupaten, kota masing-masing paling lambat 29 Maret," tutupnya.
(ndr/iy)











































