Dalam aksinya, Jumat (27/3/2009), mereka memasang spanduk bertuliskan "Honor pengawas pemilu lapangan Rp 400.000 sebulan. Potong pajak 5 persen, Rp 380.000. Capek deh!"
"Kami ingin bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta bahwa honorarium Rp 400.000 per bulan adalah jauh di bawah UMR DKI Jakarta yang mencapai Rp 1,1 juta," kata koordinator aksi lapangan, Ramdansyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
6 Perwakilan PPL sudah masuk ke kantor Balaikota dan langsung diterima oleh Gubernur DKI Jakarta.
(gus/iy)











































