"Ada yang bilang ah apa itu BLT katanya. Mari sekarang kita bicara. Dari dulu, kita menginginkan agar ekonomi jangan hanya tumbuh semata. Tetapi lebih adil merata," kata SBY saat kampanye di hadapan puluhan ribu simpatisan Partai Demokrat (PD) di Lapangan Gazibu, Bandung, Jawa Barat, Jumat (27/3/2009).
Menurut dia, pemberian BLT bukan hanya di musim kampanye saja. "Kalau hanya untuk pemilu itu tidak tulus dan tidak iklas membela rakyat. Kita harus konsisten dan konsekuen. Sekarang ngomong apa, besok ngobong apa. Jadi saat ini harus konsisten biar tidak membingungkan rakyat," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, SBY menjawab tudingan yang menyebut daripada BLT lebih baik membuat sumur atau jembatan kecil.
"Itu sudah ada program PNPM Mandiri. Dan untuk infrastruktur yang lebih besar seperti jembatan dan jalan raya, itu dananya sudah ada 10 kali lipat lebih tinggi dibanding dana PNPM Mandiri," tutur SBY.
"Ada yang bilang, BLT mendidik rakyat menjadi pengemis. Kita sedih masa rakyat kecil yang sedang mengalami kesusahan dianggap pengemis. Bagi orang kaya uang Rp 200 ribu tidak berarti. Tetapi bagi rakyat yang sudah ini sangat berarti," papar dia.
SBY lagi-lagi membantah bahwa BLT merupakan bantuan luar negeri. "Itu salah besar. Selama ini sebagian besar program pemerintah didanai dari dalam negeri. Jadi bukan dengan menjual aset, utang besar-besaran," kata SBY.
SBY tampak duet dengan Andra and The Backbone dan The Changcuters. SBY dan rombongan selanjutnya bergerak ke Banten.
(aan/ndr)











































