Hal ini dikatakan oleh pengamat dari CETRO, Hadar N Gumay dalam diskusi Agenda 23 Wacana dari Slipi di kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta, Selasa (24/3/2009).
"Waktu 15 hari cukup untuk membenahi DPT. Kan perbaikannya di komputer, jadi bisa cepat," ujar Hadar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"DPT itu dibuat oleh birokrasi, sementara birokrasi itu dikontrol oleh pemerintah, dalam hal ini adalah incumbent," kata Hadar.
Lebih lanjut, Hadar juga mengatakan bahwa wacana penundaan pemilu akan menguntungkan partai politik yang belum siap menghadapi pemilu 9 April nanti.
Hal yang sama juga diungkapkan anggota Bawaslu, Bambang Eko Cahyo Widodo. Menurutnya, selain melakukan pembenahan DPT, waktu 15 hari juga bisa dimanfaatkan parpol untuk menyiapkan saksi-saksinya di TPS supaya lebih efektif fungsinya.
(gun/ken)











































