"Tudingan berkampanye di luar jadwal itu tidak benar. Saya klarifikasi keberadaan saya pada tanggal 21 Maret. Acara pengobatan gratis itu mengundang saya sebagai ketua umum Kosgoro 1957," kata Agung usai diperiksai di Kantor Bawaslu, Jakarta, Selasa (24/3/2009).
Menurut Agung kehadirannya ke Bawaslu untuk menjelaskan duduk perkara yang dituduhkan LSM Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indoensia (SIGMA).
"Saya kemari memenuhi panggilan Bawaslu untuk mengklarifikasi tuduhan dari LSM SIGMA. Dengan gembira saya memenuhi undangan ini, karena kalau tidak salah kenapa takut," papar Ketua DPR ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait masalah umbul-umbul, Agung membandingkan dengan umbul-umbul dari parpol lain yang juga terpasang. "Kalau umbul-umbul, saya instruksikan agar tidak ada disekitar acara tersebut. Tetapi sudah sejak lama terpasang, tidak khusus untuk acara itu," elaknya.
Menanggapi bantahan Agung itu, anggota Bawaslu Wirdianingsih mengaku belum bisa memutuskan. Keterangan Agung masih akan dikaji dalam rapat pleno Bawaslu setelah menggali keterangan pelapor, LSM SIGMA.
"Kami telah menerima klarifikasi dari Pak Agung, tetapi kami belum bisa mengambil kesimpulan. Kami akan memanggil LSM SIGMA, tapi belum ada jadwal pastinya," pungkas Wirdi.
(yid/ndr)











































