"Belum semua daerah menyerahkan usulan nama jagoannya. Nama yang dulu keluar lagi, ada Sultan, Surya Paloh, Akbar Tanjung, juga saya meski paling bontot," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/3/2009).
Agung membantah ajang penjaringan pasangan bakal capres tidak transparan. Nama kandidat belum dibuka karena masih ada daerah yang belum menyerahkan nama usulannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyinggung pertemuannya dengan Presiden SBY di sela-sela KTT ASEAN di Thailand beberapa waktu lalu, Agung tidak membantahnya. Pertemuan diikuti oleh seluruh kepala pemerintahan dan para ketua parlemen ASEAN, bukan pertemuan khusus atau pribadi. Apalagi sampai membahas tawaran posisi cawapres sebagaimana isu yang beredar selama ini.
"Itu kabar-kabari saja. Itu bukan pertemuan pribadi atau semacamnya," kata Ketua DPR RI itu.
(lh/nik)











































