Penjaringan Golkar Dirahasiakan untuk Memuluskan JK Jadi Capres

Penjaringan Golkar Dirahasiakan untuk Memuluskan JK Jadi Capres

- detikNews
Senin, 23 Mar 2009 16:24 WIB
Penjaringan Golkar Dirahasiakan untuk Memuluskan JK Jadi Capres
Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar belum juga merilis 7 nama capres hasil penjaringan ke daerah-daerah. Padahal, penjaringan sudah  rampung dilaksanakan pada awal Maret lalu.

Politisi Golkar yang juga sudah mendeklarasikan kesiapannya menjadi capres
Yuddy Chrisnandi menengarai ketertutupan DPP soal penjaringan capres sengaja dilakukan untuk memuluskan pencalonan tunggal Ketua Umum Jusuf Kalla (JK).

"Sekarang seolah-olah semua dirahasiakan untuk menggiring pencalonan
tunggal," kata Yuddy dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin(23/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat ketidakjelasan penjaringan capres yang dilakukan partainya, Yuddy menyatakan kebijakan Golkar soal capres belum dirancang untuk menghasilkan keputusan.

"Kebijakannya not by design, but by accident. Tergantung perkembangan,"
kritik Yuddy.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Syamsul Muarif menyatakan 7 nama capres hasil penjaringan sengaja tidak dibuka ke publik.

"Akan diumumkan di Rapimnas (usai pemilu)," kata Syamsul ketika dihubungi wartawan via telepon.

pria yang paling bertanggung jawab terhadap hasil rekapitulasi penjaringan ini tidak bisa memastikan capres hasil penjaringan nantinya akan
terdapat 7 nama. Menurutnya, jumlah nama kandidat capres tergantung dari
perolehan suara dukungan daerah.

"Kita lihat yang lebih dari separuh," cetus Syamsul tentang surat dukungan
yang terdiri dari 480 DPD II dan 33 DPD I.

Hasil penjaringan yang tertutup ini bertentangan dengan statemen Agung Laksono beberapa waktu lalu. Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengatakan 7 nama capres Golkar hasil penjaringan akan dibuka ke publik untuk kemudian disurvei sebelum dan sesudah pemilu legislatif.

(lrn/gun)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini