Itulah penilaian mantan Ketua MK Jimly Ashshiddiqie. Menurut dia, dari mulai presiden, wakil presiden, menteri, hingga caleg, hampir semuanya hanya mementingkan diri sendiri.
"Saya nilai sekarang ini sebagian besar tokoh yang terlibat dalam pemilu hampir semuanya hanya berpikir sendiri-sendiri supaya menang. Mulai presiden, wakil presiden, menteri, hingga caleg sibuk berpikir dirinya masing-masing," ujar Jimly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu Jimly menyeru kepada seluruh masyarakat yang nonpartisan untuk tidak terpengaruh wacana penundaan pemilu yang berujung pada kegagalan pemilu. "Sebaiknya kita semua fokus menghimpun kekuatan untuk memberi dukungan moral dan teknis kepada KPU dan Bawaslu," saran mantan Ketua Dewan Kehormatan (DK) KPU ini.
Lebih jauh Jimly menerangkan, Pemilu 2009 merupakan momentum yang sangat penting bagi perjalanan Bangsa Indonesia ke depan. "Pemilu ini akan menjadi penutup masa transisi, setelah itu pasti akan terjadi konsolidasi sistem politik kita," ucap Jimly.
Secara pribadi Jimly yakin KPU di bawah pimpinan Abdul Hafiz Anshary dan Bawaslu di bawah pimpinan Nur Hidayat Sardini bersifat independen dan tidak bisa diintervensi pemerintah maupun pihak lain. Jimly juga yakin terhadap kapasitas penyelenggara pemilu saat ini.
(sho/nrl)











































