"Bisa saja kami meraih 18 persen suara pada pemilu sekarang ini," ujarnya usai kampanye terbuka PKS di Lapangan Pahlawan, Selong, Mataram, Lombok Timur, Minggu (22/3/2009).
Hidayat tak merinci lembaga-lembaga survey mana saja yang menyebut suara PKS itu akan jeblok. Yang pasti kata Ketua MPR ini, prediksi-presiksi lembaga survey itu tak mencerminkan suara rakyat yang sebenarnya. Padahal menurut dia, suara rakyatlah yang harus didengarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pemilu 2004 lalu, PKS kata dia oleh beberapa lembaga survey diprediksi hanya memperoleh 2,5 persen suara. Nyatanya setelah pemilu, suara PKS justru mencapai 7,4 persen.
"Kita hafal lembaga-lembaga survey ini. Bukan kali ini saja mereka melakukan survey suara PKS. Pemilu sebelumnya, lembaga ini juga survey. Tapi nyatanya tidak benar," jelasnya.
Kampanye Hidayat di Lapangan Pahlawan, Selong dihadiri belasan ribu pendukung dan simpatisan PKS. Lapangan sesak akibat massa yang membludak. Saat Hidayat meninggalkan arena kampanye pun, pendukung dan simpatisan PKS masih berbondong-bondong menuju lapangan.
Sebelum kampanye, Hidayat terlihat menumpang cidomo. Cidomo adalah sebutan masyarakat Sasak untuk dokar, kendaraan yang ditarik seekor kuda. Sepanjang jalan, massa dan simpatisan PKS mengelu-elukan Hidayat. Iring-iringan cidomo hingga ratusan meter.
(mad/mad)











































