"Kita belum lakukan penggalangan dana sama sekali. Kalau ada yang mengaku-ngaku timnya Deddy di mana pun, untuk minta duit atau sumbangan, laporkan ke polisi, atau tangkap," kata Uncu kepada detikcom, Minggu (22/3/2009).
Menurut Uncu, tim 'Deddy for President' berencana melaporkan kasus penipuan yang mengatasnamakan Deddy Mizwar ini ke Mabes Polri. Hal ini dimaksudkan agar pelaku segera tertangkap dan masyarakat menjadi paham akan modus penipuan ini.
"Sebagai direktur, saya akan segera melaporkan kasus itu kepada Mabes Polri. Ini saya pilih karena kasusnya tidak hanya terjadi di Jakarta. Saya berharap pelakunya segera ditangkap," pinta Uncu.
Saat ini, lanjut Uncu, tim 'Deddy for President' masih bekerja keras untuk mempersiapkan perahu Deddy dalam Pilpres 2009. Salah satunya dengan melakukan pembicaraan dengan partai-partai.
Salah satu hasilnya, Senin malam (23/3) Deddy akan dideklarsikan sebagai capres resmi Partai Bintang Reformasi (PBR) bersama capres PBR lainnya. Acara ini juga menjadi pintu masuk dari dukungan parpol-parpol lainya.
"Konsentrasi kita saat ini sedang mengkomunikasikan sosok Deddy dengan parpol. Hasilnya, besok PBR akan deklarasi Deddy sebagai calon presidennya," papar Uncu.
"Kalau ada yang orang atau kelompok yang bilang timnya Deddy, apalagi minta uang, itu pasti penipu semua," pungkas mantan direktur campaig cagub DKI Jakarta Sarwono Kusumaatmadja ini.
Sebelumnya diberitakan, kesiapan aktor senior Deddy Mizwar sebagai capres cukup membuat para penipu girang. Dengan berbekal nama Deddy, orang yang tidak bertanggung jawab itu meminta-minta uang untuk alasan membantu biaya kampanye Deddy Mizwar sebagai capres.
(yid/nrl)











































