Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Deddy Mizwar

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Deddy Mizwar

- detikNews
Minggu, 22 Mar 2009 11:45 WIB
Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Deddy Mizwar
Jakarta - Kesiapan aktor senior Deddy Mizwar sebagai capres cukup membuat para penipu girang. Dengan berbekal nama Deddy, orang yang tidak bertanggung jawab itu meminta-minta uang untuk alasan membantu biaya kampanye Deddy Mizwar sebagai capres.

"Beberapa teman saya menghubungi saya untuk menanyakan apakah benar saya meminta bantuan kepada teman-teman saya atau pihak tertentu. Saya jawab, sama sekali tidak benar. Itu penipuan yang mengatasnamakan saya," kata Deddy kepada detikcom, Minggu (22/3/2009).

Menurut pemeran utama film Nagabonar ini, memang antusiasme masyarakat sangat tinggi merespons pencalonannya sebagai capres. Namun, dukungan masyarakat itu akan dijadikan sebagai amanat yang harus dijalankan, bukan dimanfaatkan untuk mencari sumbangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedikit pun tidak ada bayangan untuk meminta-minta sumbangan dalam pencapresan saya. Apalagi SMS dan telepon begitu. Itu jelas kelakuan penipu. Lha wong ada yang menawarkan sumbangan saja saya tolak, karena saya tidak ingin terikat," paparnya.

Untuk membuktikan upaya penipuan yang mengatasnakaman dirinya, Deddy membacakan SMS dari salah satu rekannya, Melanie Subono. SMS itu meminta klarifikasi karena dia mendapatkan SMS dan telepon dari orang yang mengaku suruhan Deddy meminta uang sumbangan untuk pencalonannya.

Inilah bunyi SMS itu. "Selamat malam om, saya mau inform bahwa sedang ada orang berkeliling lewat sms, telpon, dll mengunakan nama om untuk meminta atau meminjam dana kampanye.  Teman ada yang hampir kena. Kalau saya kebetulan saya langsung cek ke nomor om."

"Itu beberapa contoh, dan masih banyak juga temen lain yang memberitahu kalau dapat SMS atau telepon denagn modus seperti ini. bahkan ada yang minta nomor rekening saya untuk mentrasfer, katanya," papar Deddy.

Deddy mengimbau masyarakat tidak terpancing dan terpengaruh oleh SMS maupun telepon yang mengatasnamakan dirinya. Karena hal itu benar-benar bohong dan tindak pidana penipuan.

"Saya akan minta aparat kepolisian untuk mengusut. Saya sudah dapat beberapa nomor telpon dan nomor HP yang sering digunakan oleh pelaku," pungkas Deddy.
(yid/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads